Kemeja pada saat ini beragam desain dan bahannya. Ada yang didesain dengan lengan pendek dan ada juga yang lengan panjang, ada yang memakai saku dan ada juga yang tidak. Desain yang bagus, modern, dan elegan, harus didukung dengan bahan kemeja yang bagus dan nyaman. Kain katun, kain oxford, kain chambray, kain denim, kain flanel, hingga kain drill merupakan bahan yang biasanya digunakan untuk kemeja. Masing-masing bahan kemeja tersebut memiliki cara perawatan yang berbeda. Berikut kami sajikan ulasan jenis bahan untuk kemaja dan cara perawatannya berdasarkan jenis bahan yang digunakan.

 

Kain Katun

Kain katun atau cotton ialah bahan  yang paling sering digunakan dalam produksi kemaja. Bahan ini termasuk kedalam jenis kain rajut (knitting) yang terbuat dari berbahan dasar serat kapas. Kain ini memiliki karakteristik tidak mudah kusut saat dicuci, tidak luntur untuk bahan berwarna, sedikit kaku namun terasa dingin dan menyerap keringat sehingga sangat nyaman saat dikenakan.

Kain Katun - koko modern - baju muslim pria - Fadkhera
Kain Katun

Perawatan kemeja katun dapat dibersihkan dengan tangan maupun mesin cuci. Jika, membersihkannya dengan mesin cuci ada yang harus diperhatikan yakni harus dicuci berdasarkan warna dari baju itu sendiri. Jika kemeja katun berwarna putih maka cucilah memakai air hangat, sementara bila kemeja berwarna gelap, cucilah dengan air dingin. Hal ini dilakukan untuk menghindari warna kemeja menjadi pudar. Dalam proses pengeringan, cukup dikeringkan dengan cara di jemur, jangan menggunakan alat pengering baju karena benda tersebut dapat merusak kemeja katun.

 

Kain Oxford

Kain oxford merupakan bahan kain perpaduan dari katun dan drill yang biasa digunakan untuk kemeja kantoran, seragam kerja, dan seragam sekolah. Tekstur kainnya cenderung rata dan memiliki tampilan seperti titik-titik pixel dalam resolusi gambar menjadikan kemeja yang dibuat dari bahan oxford sehingga pas dipakai di iklim tropis.

kain oxford
Kain Oxford

Perawatan kemeja dengan bahan kain oxford disarankan tidak mencuci dengan menggunakan banyak detergen, karena bahan ini kaku dan mudah robek. Mencucinya menggunakan tangan dan detergen berformula lembut. Saat disetrika gunakan suhu dengan temperatur yang medium.

 

Kain Chambray

Kain chambray terlihat seperti bahan denim namun terkesan lebih halus dan lembut kerena dibuat dari serat alami berupa kapas. Permukaan kainnya lembut sehingga dapat memberikan rasa nyaman saat dikenakan.

Kain Chambray
Kain Chambray

Perawatannya sama dengan kain katun yaitu dicuci berdasarkan warna, putih dengan air hangat dan warna gelap dengan air dingin. Pengeringan dengan di jemur dan hindari dengan menggunakan alat pengering pakaian.

 

Kain Denim

Kain denim atau lebih dikenal jeans merupakan jenis bahan kain yang terbuat dari katun twill namun lebih halus dan tipis. Selain dimanfaatkan sebagai bahan celana, rok, maupun tas, kain denim ini juga dapat digunakan sebagai bahan kemeja dan juga digunakan untuk gamis.

Kain Denim
Kain Denim

Perawatannya berbeda dengan bahan lainnya, dalam mencuci kemeja denim disarankan tidak mencampur dengan pakaian lain yang bahannya berbeda. Gunakan air hangat untuk merendam, agar kotoran yang menempel cepat hilang. Untuk menjaga warna jangan menggunakan detergen dan pemutih. Karena bahan-bahan kimia tersebut dapat memudarkan warna pada kemeja denim. Jemurlah dengan menghindari sinar matahari secara langsung dan disetrika bahan dalamnya saja.

 

Kain Flanel

Kain flanel merupakan jenis kain yang memiliki permukaan lembut dan halus karena dibuat melalui serangkaian proses pemanasan dan penguapan. Bahan kain flanel sendiri memiliki karakteristik yang cukup tebal sehingga mampu memberikan rasa hangat kepada pemakainya.

Kain Flannel
Kain Flannel

Perawatan bahan kain flanel yakni direndam dengan air dingin dan dicucu dengan menggunakan tangan. Hindari penggunaan deterjen yang mengandung pemutih, dapat dijemur dibawah sinar matahari langsung tetapi dengan cara membalik bagian dalam berada diluar begitupun menyetrikanya juga harus dibalik.

 

Kain Drill

Kain drill jenis bahan kain yang cenderung halus dan lembut serta dingin. Kain drill mempunyai tekstur berupa garis miring pada dua sisi bahannya.

Kain Drill
Kain Drill

Perawatan jenis kain drill yaitu dengan merendam dengan air dan dapat dicuci dengan deterjen. Tetapi tidak disarankan direndam dalam waktu yang cukup lama. Bahan seperti drill serat kainnya akan lebih mudah rusak jika direndam terlalu lama. Saat disetrikan usahakan dengan menggunakan suhu yang tidak terlalu panas, aturlah suhunya. Jika terlalu panas dapat merusak tekstur dan seratnya timbul bekas terbakar.

Itulah jenis bahan untuk kemaja dan cara perawatannya. Semoga ulasan diatas dapat bermanfaat untuk para pembaca semuanya. 🙂

Comments (4)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.